Entah saya harus berkata apa, dan bagaimana.. Saya bingung...sungguh..ini tentang keyakinan diri, penguatan hati dan perasaan. Mungkin benar sesorang author bisa menghasilkan karya terindahnya ketika dia dipojokan pada suatu masalah hidup, ketika hatinya merasa gundah gulana. Apa saya sedang berada di titik itu?????(entahlah). Saya tak mengerti bagaimana saya bisa menulis coretan ini,,tapi sungguh ini terasa begitu mengalir dengan sendirinya,,saya merasa jari-jemari menari dengan bebasnya di balokan keyboard ini. Menakjubkan, saya merasa lebih puitis, menggelikan bukan, namun semua terasa tanpa batas. Saya juga tidak mengerti isi tulisan ini,,ini hanyalah coretan sampah tak berguna(anggaplah seperti itu saudaraku). Dan taukah anda apa yang sedang saya pikirkan saat ini,,????. Saya menyesal dan mengutuk sifat pendendam ku,,sifat iblis ini sungguh terasa mustahil ku singkirkan, terasa sudah mendarah daging dan bercampur dengan kentalnya disetiap urat nadi ini. Dan sifat ini kembali menyemburkan nafas kebusukannya,,,sekarang. Apa yang kamu lakukan ingin kubalaskan,,semuanya,,apapun. Terasa sakit dan anda tahu akan hal itu,,mungkin ini hanya sekecil yang anda pikirkan pada otak anda, tapi bagi saya ini sudah cukup mencabik relung hati ini, perih dan berdarah....Hingga saya tak sanggup untuk menungkapkan pada anda. Namun tenanglah,,saya akan tetap membisu dan berusaha menangkal semuanya.. Saya tahu dan ini salah. Maafkan saya. And you should know, I seems like eating with bread and rigmaroles jam,,so bitter and killing me slowly and sure. Crush and deep



